Jakarta: Sekitar 202 kepala keluarga (KK) warga Kalijodo di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, telah mendaftar untuk mendapatkan unit rumah susun. Sebanyak 95 KK telah dipindahkan ke Rusun Marunda.
"Ada 202 KK yang lauak dapat rusun, yang sudah dapat baru 95 KK ke Rusun Marunda. Sudah diantar kemarin ke lokasi. Hari ini masih didata, belum tahu berapa totalnya," ujarnya Camat Penjaringan Abdul Chalid di Kalijodo, Jakarta Utara, Senin (22/2/2016).
Warga yang tidak memiliki KTP DKI dipulangkan ke kampung halaman masing-masing yang dibiayai Pemerintah. Namun, rata-rata warga menolak bantuan Kecamatan.
"Yang dipulangkan kecamatan hanya lima KK, yang pulang sendiri lebih banyak," kata Abdul.
Sekiranya sebanyak lima unit mobil bak terbuka milik Satpol PP membantu warga pindah ke Rusun Marunda. 20 unit bus sekolah juga dikerahkan membawa barang-barang milik warga.
Dan terlebih lagi akan adanya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memenuhi permintaan Polda Metro
Jaya untuk memasang kamera pengintai (CCTV) di Kalijodo. Hal itu bagian
dari lima tertib yang di canangkan kedua pihak.
"CCTV di seluruh Jakarta yang minta pasang pihak kepolisian. Kami sedang berusaha masang di seluruh Jakarta, termasuk Klijodo," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2016).
Sebelumnya Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya melakukan kerja sama dengan adanya pemasangan kamera pengintai di seluruh sudut Ibu Kota. Dari perjanjian tersebut disepakati sekitar dipasang 6 ribu kamera pengintai yang bersumber dari kocek DKI.
Kemarin, Polda Metro Jaya melakukan pemasangan empat kamera di Kalijodo. Ahok mengatakan, sudah 1.000 kamera yang terhubung dan dapat digunakan. "Tapi aku enggak tahu apa itu (yang empat) bagian dari 1.000 kamera atau bukan. Urusan teknis itu," ujar Ahok.
Mantan bupati Belitung Timur ini memprediksi pemasangan kamera selesai akhir tahun ini. Pemasangan kamera bagian dari lima tertib ( tertib lalu lintas, tertib demo, tertib PKL, tertib sampah dan tertib hunian).
"Saya rasa akhir tahun ini 6 ribu kamera sudah rampung," ujar Ahok.
"CCTV di seluruh Jakarta yang minta pasang pihak kepolisian. Kami sedang berusaha masang di seluruh Jakarta, termasuk Klijodo," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2016).
Sebelumnya Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya melakukan kerja sama dengan adanya pemasangan kamera pengintai di seluruh sudut Ibu Kota. Dari perjanjian tersebut disepakati sekitar dipasang 6 ribu kamera pengintai yang bersumber dari kocek DKI.
Kemarin, Polda Metro Jaya melakukan pemasangan empat kamera di Kalijodo. Ahok mengatakan, sudah 1.000 kamera yang terhubung dan dapat digunakan. "Tapi aku enggak tahu apa itu (yang empat) bagian dari 1.000 kamera atau bukan. Urusan teknis itu," ujar Ahok.
Mantan bupati Belitung Timur ini memprediksi pemasangan kamera selesai akhir tahun ini. Pemasangan kamera bagian dari lima tertib ( tertib lalu lintas, tertib demo, tertib PKL, tertib sampah dan tertib hunian).
"Saya rasa akhir tahun ini 6 ribu kamera sudah rampung," ujar Ahok.

0 comments