Fenomena gerhana matahari total yang akan melewati kota-kota di Indonesia pada tanggal 9 Maaret 2016 juga menjadi daya tarik sebagian calon wisatawan di dunia hingga memborong tiket untuk ke Indonesia hanya untuk melihat Sang Matahari yang gelap.
Salah satunya Jerman Utara yang akan mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat ini. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya calon wisatawan dari Jerman yang berkunjung ke Paviliun Indonesia dalam pameran wisata tahunan Reisen Hamburg yang berlangsung di Hamburg Messe, Hamburg, Jerman, demikian Pensosbud KJRI Hamburg, Indri Rasad, kepada Antara London, Selasa (23/2/2016).
Dikatakan KJRI Hamburg membiayai serta fasilitasi agen perjalanan Indonesia dalam pameran wisata tahunan Reisen Hamburg yang berlangsung di Hamburg Messe, tanggal 17-21 Februari lalu.
Di dalam pameran yang diikuti sejak tahun 2012, KJRI Hamburg menyewa lahan seluas 12 m2 di Hall B7/324 dan mengikutsertakan Faputra Travel dari Jakarta sebagai co-exhibitor tunggal memasarkan berbagai tempat wisata Indonesia.
Acting Konjen RI Hamburg, Gudadi B. Sasongko mengatakan promosi wisata Indonesia di wilayah kerja KJRI Hamburg merupakan salah satu program utama Perwakilan dalam rangka mendukung peningkatan wisatawan Eropa ke Indonesia, khususnya dari Jerman Utara.
Hanya saja memiliki jarak yang terbentang jauh, akan tetapi berbagai obyek wisata ternama di Indonesia telah sangat dikenal di kalangan wisatawan Jerman sehingga pasar wisata Indonesia tetap memiliki peluang tinggi untuk bersaing dengan daerah tujuan wisata asing lainnya di Eropa, ujarnya.
Kita ambil contoh, hanya Bali saja indonesia menjadi magnet utama yang menggerakkan wisatawan maupun calon wisatawan Jerman Utara ke Negara Indonesia. Namun demikian, daerah wisata beyond Bali seperti Wakatobi, Raja Ampat maupun Pulau Komodo memperoleh perhatian khusus calon wisatawan Jerman Utara.
Di dapati survey membuktikan pameran yang diikuti sekitar 900 co-exhibitor internasional dan diperkirakan didatangi sekitar 70 ribu pengunjung, KJRI Hamburg mendistribusikan sekitar 700 brosur dan leaflet daerah-daerah wisata maupun wisata produk perawatan tradisional Indonesia serta peta kecil Indonesia, dan miniatur Indonesia.

0 comments