![]() |
| Upaya penyelamatan korban tenggelam yang dilakukan oleh anggota Balawista Baruna Gangga (foto: ist) |
Informasi di lapangan, empat orang tersebut sore itu mandi di Pantai Yeh Gangga tepatnya sebelah timur batu bolong yang selama ini dikenal memiliki arus yang deras (loloan) dan airnya cukup dalam sehingga sering dimanfaatkan nelayan setempat sebagai lokasi memasang jaring.
Baru beberapa saat mandi, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret mereka ke tengah. Beberapa nelayan yang melihat kejadian tersebut lantas berteriak agar mereka segera menepi. Namun ombak semakin ke tengah menyeretnya.
Melihat hal itu, beberapa nelayan dan warga berdatangan mencoba menolong. Di antaranya adalah anggota dari Balawisata Baruna Gangga. "Beberapa anggota yang tengah ada di pantai dengan peralatan seadanya langsung mencoba menyelamatkan korban," ujar Ketua Balawisata Baruna Gangga, I Wayan mario.
Penyelamatan yang dilakukan anggota Balawisata Baruna Gangga dan nelayan setempat tersebut berhasil menyelamatkan tiga korban. Sedangkan seorang korban lagi yang bernama Anang masih dalam pencarian.
Pegawai Dinas Perikanan Tabanan, Made Widiarsa yang turun langsung ke lapangan menyebutkan, sejumlah pihak telah dikerahkan untuk melakukan pencarian korban. Baik itu dari Kelompok Nelayan, Pokmaswas, Balawisata, Polairud, SAR Tabanan dan warga. "Korban belum ditemukan," kata Widiarsa singkat saat dihubungi sekitar pukul 21.57 Wita. (gus)

0 comments