![]() |
| Raja Salman mendarat di Bali (foto:istimewa) |
Setelah dipastikan, Raja Salman mendarat dengan selamat dan melanjutkan perjalanan ke hotel di kawasan Nusa Dua, penerbangan di Bandara kembali normal.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Pangdam IX/Udayana Mayjend TNI Kustanto Widiatmoko dan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose turut menyambut tamu negara Arab Saudi yang akan berlibur di Pulau Dewata hingga 9 Maret 2017.
Pengawalan ketat dilakukan saat iring-iringan kendaraan Raja Salman bergerak dari Bandara Ngurah Rai ke Hotel St.Regis di Nusa Dua, pukul 18.35 WITA. "Bandara sudah dibuka lagi pukul 18.35 WITA," terang Humas Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim.
Tak berselang setelah semua rombongan Raja Salman meninggalkan pintu masuk Bali itu, bandara berangsur normal kembali. "Selama penutupan bandara, ada 39 penerbangan yang mengalami delay," sebut Arie dalam keterangan resminya.
Adapun penerbangan ang mengalami delay terdiri 14 keberangkatan dan 8 kedatangan dalam negeri. Serta 8 penerbangan keberangkatan dan 9 kedatangan internasional. Saat tiba pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Seribu Puram Raja Salman disambut Tarian Pendet yang dibawakan 50 siswi sekolah dasar.
Beberapa menit Usai menyaksikan tarian, rombongan bergerak ke luar bandara menuju hotel tempatnya menginap di St Regis Nusa Dua sekitar pukul 18.30 WITA?. Terkait kedatangan Raja Salman dan rombongan yang berjumlah 1500 orang, total ada enam pesawat yang mengiringinya ke Bali.
Pesawat pertama yang mengangkut logistik telah landing di Bandara Ngurah Rai pukul 13.45 WITA. Sementara lima pesawat lainnya akan tiba bersamaan dengan kedatangan Raja Salman.
Sebanyak 81 penumpang dan 30 kru menemani dalam pesawat yang membawa Raja Salman di mana tiga pesawat akan menginap di Bandara NGurah Rai. "Satu pesawat langsung terbang ke Halim Perdana Kusumah dan satu pesawat lagi kembali ke Jeddah. Dua pesawat itu mengangkut logistik," imbuh Arie. (rhm)


0 comments