Sunday, March 5, 2017

Kabar MorningKeunikan Kedatangan Raja Salman di Bali Dibanding Tokoh Dunia Lainnya-KABARMORNING

Pesawat yang membawa Raja Salman mendarat di Bandara Ngurah Rai (foto:istimewa)
DENPASAR - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz al Saud di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki keunikan tersendiri dibanding tokoh dunia lainnya seperti mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dalam hal pelayanan darat atau ground handling.

Rombongan Raja Salman yang datang dengan pesawat khusus Saudia Arabian Airlines pada, Sabtu (4/2/17) menjadi pengalaman tersendiri bagai PT JAS yang dipercaya pihak kerajaan untuk memberikan pelayanan ground handling.

"Kami sudah menangani ground handling ketika Presiden Obama datang tahun 2013, juga Raja Sultan Hassanal Bolkiah hingga Menlu AS Hillary Clinton saat KTT APEC," ujar Deputi Operasional PT JAS Subiyono dalam keterangan resminya di Kuta, Minggu (5/3/17).

Pihaknya Bersyukur dalam memberikan pelayanan di darat baik terhadap pesawat Raja Salman dan rombongan kerajaan, secara umum berjalan lancar sesuai prosedur tetap operasional. Hanya saja, diakui ada insiden tidak beroperasinya escalator yang akan dipergunakan Sang Raja turun dari pesawat.

Meski demikian, syukurnya PT JAS segera bisa mengantisipasi hal itu dengan mendatangkan IPL atau Incapacitated Passenger Lift atau alat khusus seberat 14 ton, dipertuntukkan untuk penumpang yang berkebutuhan khusus.

"Alhamdulillah kita siapkan IPL, untuk membantu boarding penumpang yang memiliki kebutuhan khusus seperti sakit dan lainnya," bebernya. Meski agak mendadak karena diluar rencana, namun pihaknya bisa menyiapkan alat itu dengan baik karena sudah ada antisipasi dan opsi-opsi perencanaan yang telah disiapkan.

Menariknya, justru kedatangan Raja Salman bagi PT JAS, memiliki perbedaan dan keunikan tersendiri dibanding tamu-tamu dunia lainnya yang berkunjung di Pulau Dewata.

Menurut Subiyono, Raja Salman sebagai tamu VVIP datang dalam jumlah besar membawa rombongan hingga 1500 orang. Tentu saja, jumlah kedatangan ini cukup besar dalam waktu bersamaan dari tamu-tamu negara sebelumnya.

Tentu saja, bagi masyarakat Indonesia juga, kedatangan Raja Salman ini memiliki arti dan nilai penting tersendiri. Dia mencontohkan, saat kedatangan Presiden AS Obama, pihaknya menghandel pelayanan empat pesawat yang dibawa termasuk pesawat tempur.

Sementara, saat Raja Salman jumlah pesawat yang dilayani PT JAS sebanyak tujuh pesawat yang secara khusus dibawa pihak kerajaan Arab Saudi. Selain itu, yang berbeda dengan tamu negara lainnya, Raja salman datang juga membawa peralatan atau perabotan kerajaan sendiri saat datang ke Bali.

Diantara peralatan yang dibawa kerajaan Arab Saudi seperti meja, televisi, X Ray dan beberapa mobil mewah khusus kerajaan.

Dengan perbedaan dan kekhususan itu semua, kata Subiyono tentunya menjadi tantangan dan pengalaman tersendiri bagi pihaknya dalam memberikan pelayanan mulai aspek keselamatan, ketapatan waktu dan pelayanan baik untuk penumpang, bagasi, lounge hingga kargo. (rhm)
Load disqus comments

0 comments